Cuterebra, pasti nama yang sangat asing bagi orang awam. Cuterebra adalah larva dari lalat berbulu atau biasa dikenal dengan nama Botfly. Lalat jenis Botfly ini sering ditemukan di beberapa negara di Amerika Selatan, seperti Brazil, Belize, Chile, Mexico, Honduras, Republik Dominika, Peru, Panama, Argentina, dan beberapa negara di Afrika.
Tidak seperti namanya, parasit ini sama sekali tidak 'cute', bayangkan saja ada belatung raksasa hidup dan memakan daging di dalam tubuhmu. Cuterebra memerlukan makanan berupa daging segar untuk tetap hidup, sehingga mereka membutuhkan inang sekaligus sebagai makanan dengan cara hidup di dalam tubuh mamalia atau manusia atau dikenal dengan istilah Myasis.
Untuk dapat menaruh larvanya ke dalam tubuh hewan atau manusia, Lalat Botfly menaruh telurnya lebih dulu pada seekor nyamuk. Saat nyamuk tersebut menghisap darah manusia, larva dari lalat Botfly tersebut akan masuk ke dalam kulit manusia dan menjadi benjolan yang semakin membesar yang tidak lain adalah Cuterebra yang sedang memakan daging dan semakin tumbuh besar.
Larva Cuterebra yang sudah terlanjur bersarang di kulit tidak boleh ditarik begitu saja karena akan menyebabkan infeksi. Pengobatan dilakukan dengan beberapa alternatif, yaitu:
Tidak seperti namanya, parasit ini sama sekali tidak 'cute', bayangkan saja ada belatung raksasa hidup dan memakan daging di dalam tubuhmu. Cuterebra memerlukan makanan berupa daging segar untuk tetap hidup, sehingga mereka membutuhkan inang sekaligus sebagai makanan dengan cara hidup di dalam tubuh mamalia atau manusia atau dikenal dengan istilah Myasis.
Untuk dapat menaruh larvanya ke dalam tubuh hewan atau manusia, Lalat Botfly menaruh telurnya lebih dulu pada seekor nyamuk. Saat nyamuk tersebut menghisap darah manusia, larva dari lalat Botfly tersebut akan masuk ke dalam kulit manusia dan menjadi benjolan yang semakin membesar yang tidak lain adalah Cuterebra yang sedang memakan daging dan semakin tumbuh besar.
Larva Cuterebra yang sudah terlanjur bersarang di kulit tidak boleh ditarik begitu saja karena akan menyebabkan infeksi. Pengobatan dilakukan dengan beberapa alternatif, yaitu:
- Diolesi dengan getah matatorsalo sehingga larva mati begitu saja dan tertinggal di dalam kulit
- Melapisi kulit dengan daging mentah sehingga larva keluar dari kulit karena kehabisan udara
- Melapisi kulit dengan lem white polyvinyl acetate, sehingga larva mati dan secara otomatis keluar saat dibersihkan keesokan harinya.
- Mengolesi dengan tembakau atau kapur barus sehingga larva mati dan bisa ditarik dari kulit keesokan harinya.
- Bedah kecil untuk memotong kulit yang terinfeksi dan mengeluarkan larvanya.
Berikut ini proses pengangkatan parasit cuterebra dari tubuh seekor kucing :









