Showing posts with label INTERNET. Show all posts
Showing posts with label INTERNET. Show all posts

Friday, March 17, 2017

Waspada Akun Faker di Media Sosial

Sekarang ini, perkembangan media sosial di Indonesia sangat pesat. Salah satunya Facebook dan Twitter. Melalui Facebook dan Twitter orang-orang dapat berinteraksi dengan orang lain yang berada di tempat berbeda. Namun, seringkali media sosial justru digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan. Salah satunya dengan membuat akun palsu, atau dikenal dengan istilah faker.


Istilah faker berasal dari bahasa Inggris fake yang artinya palsu. Yaitu orang-orang yang mengaku menjadi orang lain atau memakai foto orang lain tanpa sepengetahuan pemilik foto tersebut untuk melakukan hal-hal yang bersifat negatif atau melanggar hukum.

Belum lama ini pengurus sebuah grup di Facebook bernama Loly Candy's ditangkap oleh pihak kepolisian karena menyebarkan konten-konten pornografi. Biasanya, kebanyakan akun-akun yang bermain dalam grup-grup sejenis itu merupakan akun faker. Beberapa hal yang biasanya dilakukan oleh akun faker, seperti :

1. Menyamar menggunakan foto orang lain yang berwajah cantik atau ganteng agar dapat memeras harta korban atau sasaran penipuan.
2. Memprovokasi di suatu grup, menyebarkan hoax atau konten pornografi menggunakan nama dan foto palsu.
3. Bahkan pada tindakan yang lebih ekstrem, pengguna akun faker dapat melakukan tindakan nekat seperti penculikan atau pemerkosaan jika korban benar-benar sudah terperdaya.

Sementara beberapa ciri-ciri akun yang perlu diwaspadai, seperti :

1. Tidak menyertakan foto pada profilnya
2. Tidak menampilkan info keterangan pribadi
3. Menggunakan foto orang lain, termasuk menggunakan foto artis atau foto kartun
4. Sering mengirim konten negatif atau bernada provokasi

Salah satu cara memastikan asli tidaknya sebuah akun adalah dengan mengunggah foto atau mengcopy URL foto tersebut di pencarian Google

Karena itu, untuk mengatasi hal-hal tersebut, kita harus lebih cerdas menggunakan media sosial. Gunakan media sosial sewajarnya, sebagaimana mestinya, untuk berhubungan dengan teman, maupun keluarga. Jangan sembarangan menanggapi ajakan kenalan orang asing, cek profilnya, cek postingannya. Jika dirasa mengganggu, jangan ragu-ragu untuk memblokir atau melaporkan akun tersebut. - WeProud

Monday, March 6, 2017

Dampak Positif Dan Negatif Internet di Indonesia | Part 2

Selain memiliki beberapa dampak negatif yang sudah saya sebutkan diatas, internet juga memiliki beberapa dampak positif seperti berikut :

1. Sumber berita dan informasi

Sama seperti televisi, hanya bedanya, di internet kita bisa mencari berita yang kita ingin baca sehingga lebih memudahkan kita dalam mencari berita jika dibandingkan dengan menunggu jadwal berita di televisi. Namun, tentu kita harus berhati-hati dalam mencari sumber berita, jangan sampai kita termakan hoax.

2. Media belajar

Tidak dipungkiri internet adalah salah satu media yang paling membantu siswa dalam belajar. Jika informasi yang didapat di buku sekolah masih dirasa kurang, pelajar dapat memanfaatkan internet untuk menggali informasi lebih dalam. Internet juga sering dijadikan media untuk membuat tugas sekolah sendiri (meskipun kadang-kadang masih minta bantuan op warnet).

3. Jual-beli dan bisnis online

Salah satu yang populer di Indonesia adalah fenomena online shop, yakni belanja melalui internet. Sampai sekarang banyak situs-situs online shop di indonesia, mulai dari yang menawarkan barang baru, bekas, maupun tiket hotel dan tiket pesawat. Melalui internet bahkan kita bisa membuka toko virtual kita sendiri, atau memilih untuk menggunakan perantara seperti di forum dan situs jual-beli online.

4. Silaturahmi dan bertemu kawan lama

Mungkin pernah ada dari kita yang lama sekali tak berjumpa dengan kawan lama, lalu tiba-tiba menemukan dia di media sosial, saling chat, hingga akhirnya bertemu kembali. Karena internet kita bisa melakukan itu. Dengan internet juga kita masih tetap bisa bersilaturahmi dan bertatap muka dengan teman-teman dan saudara kita yang berada jauh dari tempat kita tinggal.


5. Menjadi terkenal

Salah satu yang menarik dari internet, kita bisa dengan leluasa menyalurkan hobi atau memamerkan karya dan keahlian kita yang kemudian bisa dinikmati oleh orang banyak, dan menjadi terkenal. Beberapa orang berhasil menjadi terkenal melalui internet, sebut saja Norman Kamaru, Rich Chigga, bahkan hingga Justin Bieber.

6. Menghasilkan uang

Yup, internet juga bisa digunakan sebagai ladang untuk menghasilkan uang, namun tetap dengan cara yang halal. Melalui internet kita bisa menjadi publisher iklan atau adsense yang akan dibayar melalui blog atau menjadi penyedia konten di YouTube. - Weproud


Dampak Positif Dan Negatif Internet di Indonesia

Kemajuan teknologi saat ini membuat kita tak bisa terlepas dari kebutuhan internet. Bahkan ada plesetan yang mengatakan bahwa ada empat hal di dunia yang membuat manusia terperdaya, yakni harta, tahta, wanita, dan paketan data. Di Indonesia sendiri, internet sudah seakan menjadi kebutuhan pokok, terutama bagi mereka yang tinggal di kota besar. Sekarang pun jaringan internet telah mulai masuk ke desa-desa dan daerah terpencil yang sebelumnya tidak tersentuh internet.

fangdigital.com

Perkembangan internet tidak terlepas dari perkembangan smartphone. Pengguna internet paling banyak di dunia adalah pengakses internet via smartphone. Dengan memiliki smartphone, seseorang dapat mengakses internet dari mana saja, kapan saja, bahkan dalam posisi apa saja.

Tapi perlu kita cermati, internet itu ibarat pisau bermata dua. Di sisi lain internet itu bermanfaat dan sangat dibutuhkan manusia, namun di sisi lainnya internet dapat merusak manusia dan menyebabkan efek negatif yang berantai. Berikut ini adalah dampak positif dan negatif dari internet di Indonesia. Kita mulai dari dampak negatif :

1. Provokasi dan ujaran kebencian

Ini yang paling sering terjadi di Indonesia. Pengiriman informasi yang sangat cepat membuat internet menjadi media paling ampuh untuk mencuci otak dan menyebarkan provokasi maupun ajakan membenci terhadap suatu figur atau kelompok. Karena itu pemerintah Indonesia sangat tegas dalam hal ini, bagi yang menyebarkan ujaran kebencian akan dijatuhi hukuman sesuai undang-undang yang berlaku.

2. Maraknya HOAX

Hoax (dibaca hoks) adalah sebuah berita atau kabar palsu yang digunakan orang atau kelompok untuk menggiring opini publik, yang dimana para pembuat berita palsu tersebut sebenarnya mengetahui bahwa berita yang ia buat adalah palsu. Berita hoax disebarkan begitu cepat di internet, sehingga orang yang sebelumnya tidak tahu akan menganggap berita tersebut benar dan disebarkan lagi oleh netizen lainnya.

3. Bullying

Bully atau bullying biasanya dilakukan sebagai hukuman sosial di dunia maya atau internet dengan tujuan agar korban merasa malu dan menyesal. Ada bullying yang menyerang korban dengan melontarkan ejekan atau hinaan, namun ada juga bullying yang bertujuan untuk menyadarkan seseorang karena tindakannya dianggap sebagai sesuatu yang salah. Dalam beberapa kasus, bullying dapat menyebabkan kematian, karena korban merasa depresi kemudian bunuh diri, atau mati karena serangan jantung.

4. Hilangnya etika dan munculnya anti-sosial

Hal ini biasanya paling sering berdampak pada anak kecil yang kurang pengawasan dari orang tua. Di internet orang bebas berkata apa saja, ini kemudian yang ditiru oleh anak-anak yang bermain internet, hingga mengakibatkan mereka berani berkata kasar kepada orang tua maupun guru. Internet juga menyebabkan sebagian orang menjadi anti-sosial atau jarang berkumpul dan berbincang dengan orang sekitar.

5. Sex dan pergaulan bebas

Bila dulu seorang remaja atau anak-anak harus malu jika ingin membeli CD film dewasa, sekarang hal-hal berbau pornografi sangat mudah sekali ditemukan di internet. Meskipun pemerintah sudah berusaha memblokir situs-situs yang menampilkan konten dewasa, nyatanya konten-konten tersebut masih bisa menyebar luas bahkan melalui media sosial.

6. Filter Bubble Effect

Sebagai pengguna internet, seringkali kita tidak sadar bahwa internet mempunyai sistem algoritma cerdas yang akan menyimpan history dari apa yang kita lihat, kemudian menandainya sebagai hal yang kita sukai dan akan menampilkan hal tersebut terus-menerus. Mulai dari Google, Facebook, YouTube dan yang lainnya memakai sistem ini. Efek dari hal tersebut sangat berbahaya, hal itu akan membuat kita menjadi berpikiran sempit atau kurang imbang dalam mendapatkan informasi, karena kita seperti dikurung dalam suatu wadah yang berisi tentang apa yang kita percayai, dan membuat kita semakin yakin dan yakin, sehingga semakin menjauhkan kita untuk mencari tahu tentang kebenaran yang sebenarnya.